Masa SMP
Ketika mentari
menerpa semua wajah yang ceria. pada semua yang dirasakan saat gembira indah ciptaan-Nya.Memang hidup didunia sungguh
indah tapi semua itu ilusi yang tak pernah
hilang dalam diri manusia,sama
seperti yang kurasakan saat pertama kali harus terpaksa untuk tercandu dalam
kesenjangan “feeling”
. Sekuntum kalbu merasuk bagai udara mengalir dan menggantikan sumber kehidupan dalam raga setiap insan dan terus berjalan tanpa henti. Rasa itu terlihat berharga saat kehilangan garwa meski tidak tahu siapa itu tapi selalu terbayang oleh kenangan yang tak hentinya menusuk hati hingga nyiris menyayatnya sampai terasa. Dalam jiwa gundah membuat semua tak terkendali normal. Memang tak dapat dipungkiri perasaan yang dalam membuat tak bisa melupakan apa yang telah terjadi sehinnga bayangan dalam kalbu itu merasuki dan membuat sedih dalam hati sampai ajal (semoga tidak). Mencoba berbagai cara untuk melupakan sesuatu yang indah memang sulit dilakukan jika hanya angan. Tak pernah terpikirkan apa yang terjadi dalam benakku. Setiap aku melihat aku terbayang olehmu hingga bayang kalbumu merasuk dalam jiwa. Apakah ini dinamakanya cinta mati ? semua tak begitu jelas dan pasti, hanya sebuah keinginan yang tak hentinya meracuni. Am aku, aku akan menegaskan dan membuat nyata sampai nanti sampai kita dapat bertemu layaknya drama yang romantis,,, :)
. Sekuntum kalbu merasuk bagai udara mengalir dan menggantikan sumber kehidupan dalam raga setiap insan dan terus berjalan tanpa henti. Rasa itu terlihat berharga saat kehilangan garwa meski tidak tahu siapa itu tapi selalu terbayang oleh kenangan yang tak hentinya menusuk hati hingga nyiris menyayatnya sampai terasa. Dalam jiwa gundah membuat semua tak terkendali normal. Memang tak dapat dipungkiri perasaan yang dalam membuat tak bisa melupakan apa yang telah terjadi sehinnga bayangan dalam kalbu itu merasuki dan membuat sedih dalam hati sampai ajal (semoga tidak). Mencoba berbagai cara untuk melupakan sesuatu yang indah memang sulit dilakukan jika hanya angan. Tak pernah terpikirkan apa yang terjadi dalam benakku. Setiap aku melihat aku terbayang olehmu hingga bayang kalbumu merasuk dalam jiwa. Apakah ini dinamakanya cinta mati ? semua tak begitu jelas dan pasti, hanya sebuah keinginan yang tak hentinya meracuni. Am aku, aku akan menegaskan dan membuat nyata sampai nanti sampai kita dapat bertemu layaknya drama yang romantis,,, :)
Saat pagi tiba
berangkatlah aku menggapai sebuah mimpi yang aku dapatkan tadi malam, ternyata hanya pemikiran masa depan yang tak
punya arah, ah tidak apa. Hari seperti biasa kukayuh sepeda untuk belajar
melaksanakan tuntunan mencari ilmu dalam kesendirian yang tak pernah kurasakan kecuali
dalam rumah yang dapat ramai ku rasakan kebersamaan dalam keluarga. “Sruk-sruk”
suara sepeda yang aus mengiringi perjalanan yang lumayan jauh sekitar 7 km dari
rumah dan suara motor menderu simpang siur pada telinga kanan “huh membisingkan
sekali”. Setelah smpai aku parkir itu sepeda dekat warung yang biasanya tempat aku
mangkal dengan teman, kala itu aku berumur 15 tahun. Dimulai saat aku mengikuti
pelajaran memang rasa sungguh-sungguh melekat pada diri dan lamunan pun mulai
merasukbahwa aku nanti bias seperti kakak kelas yang dapat juara dalam
akademik”darr’ lamunanku meletus ketika guru matemaika koko memperingatkanku
untuk tidak melamun dalam pelajaran. Setiap kali aku mengingat sesuatu yang special
dimataku itu, selalu muncul dalam lamunanku dan terus terbayang dalam
otak,membuat aku jadi terbang layaknya burung yang tak pernah bisa sampai ke
langit tujuh “hah payah”.
“Teet-Teeeeeet”
bunyi bel istirahat berbunyi berakhir sudah anganku pagi itu,warung sudah
memanggil untuk menjejali mulut yang haus akan makan. Biasanya yang kulakukan
duduk didekat lapangan basket dan melihat pemandangan sekitar sekaligus
bercanda tawa dengan teman, rasanya free banget tak terbebani pikiran apapun
karena lagi malas dan terasa sejuk hawa disekitar lingkungan itu sehingga
menggugah kalbu untuk menetap. Sinar yang cerah memantul setiap wajah dan
biasanya kutangkap hingga silau saat melihat wajahmu yang ceria menatap ku dan
senyumanmu yang merobek-robek jiwa
sampai terhembus terbang ke langit. Mata mu yang bersinar membuat aku tak
berdaya, wah sungguh terpana aku jilbab panjang yang terurai menutup
aurotmu,laku yang masih kanak-kanak jadi membuat aku tertawa, jadi ada bedanya
hahaha.. lucu kau.Satu kali aku menatapmu biasa saja tapi entah mengapa aku
sering ketemu dan melihatmu seperti ini membuat perasaan yang tak pernah
kubayangkan sebelumnya menjadi sebuah angan dan keinginan untuk mengenalmu.
Sudah lama aku tahu namamu segala tingkah lakumu termasuk keindahan mu yang semakin
mengguncangkan hati ,tapi kenapa raga ini enggan reflek untuk menerpa si gadis
itu tak mau raga ini mendekati ,sesekali berpapasan denganmu hanya senyuman
dari hati dan keluar, tidak pernah mencoba untuk mendekat dan ngomong saja apa
isi hati ini, aku termakan malu dan sungkan. Setelah kejadian itu aku agak
memendam perasaan ini meski aku belum tahu apa arti cinta karena cinta masa ini
adalah cinta monyet tapi ku anggap sebagai cinta pertama meski ku tak pernah
memilikimu. Setelah beberapa bulan berada dikelas yang baru teman baru tapi
enak juga karena sangat jayanya kelas itu dalam pertandingan bola antar kelas
kelas kami tiada tandingannya semua terkalahkan dan ampun. Di kelas inilah aku
mulai mengenal dia evi yang imut menggemaskan jadi tertarik aku, tapi lagi-lagi
ku pendam perasaan ini sampai dia jadi milik orang lain setelah setahun, naik
kelas lagi. Pada kelas akhir ini ku tak memikirkan apa-apa hanya sekedar
berteman baik dengan semua. Setelah aku lulus yah sudah lulus dan kujalani
sekolah sma di tanjunganom juga sampai kutemukan cintaku atau ku dapatkan cinta
yang dulu pernah yang tertunda, aku tak tau lah. Berbicara cinta tiada habisnya
kupikirkan dan saat aku merasakan itu
dibarengi dengan kondisi sosial yang baik antara aku dan keluargaku saat inimenjadikan
aku agak pesimis jalani hidup kurang free jadinya,hah tak kupedulikan
“terserah”. Sekolah pada sma berlangung biasa saja dan tiada angin cinta yang
berhembus menggugah naluri untuk maksut tertentu. Lansung saja aku enjoy dengan
teman yang gokil,dan kujadikan rival ku dan selalu bersama namanya menthok .
Setiap kali buat gara-gara kami siap mengubahnya dengan jadi apalah bingung
,pokoknya kita teman rival yang selalu bersatu layaknya NKRI harga mati,hahaha.
Setelah 3 tahun di sma 6 bulan sebelum kelulusan ada teman yang dulu pernah aku
sukai tapi tidak juga merasakan getaran cinta itu lagi hanya merasa sebagai
teman deket, meski teman banyak di kelas tapi rasanya sepi dan kurang
bersemangat ae atau biasa saja. Kehidupan yang tak di anggap kurasakan saat itu
dan rasanya ingin segera keluar saja, mungkin karena ketidakselarasan pemikiran
dan pendapat dan omonganku pun tak pernah dibuat sesuatu ide yang cocok
padahal, semua sesuai dengan fakta jika ideku dipakai ”ya sudahlah”. Setelah menjelang ujian aku mulai mmenambah
kedekatanku dengan Sang Khalik. Berulang kali suatu medan menarik pikiran dan
tujuanku setelah lulus, pemikiran sesaat yang konyol karena berapa biaya
hidupnya jika tanpa sanak saudara yang ada disana “payah”. Setelah dua bulan
kemudian penguman lulus






0 komentar:
Posting Komentar